Dalam dunia kejahatan dunia maya, ada satu kelompok yang menjadi berita utama karena taktik dan teknik mereka yang canggih. Dikenal sebagai Laskar89, kelompok penjahat dunia maya ini bertanggung jawab atas sejumlah serangan tingkat tinggi terhadap lembaga pemerintah, lembaga keuangan, dan perusahaan.
Laskar89 pertama kali mendapatkan ketenaran pada tahun 2017 ketika mereka meluncurkan serangkaian serangan DDoS terhadap beberapa situs web pemerintah Indonesia. Sejak itu, mereka terus menargetkan berbagai organisasi, menggunakan berbagai metode untuk melakukan serangan.
Salah satu taktik kelompok yang paling umum adalah spear phishing, yaitu mereka mengirimkan email yang dirancang dengan cermat kepada individu dalam suatu organisasi untuk mengelabui mereka agar mengungkapkan informasi sensitif atau mengunduh malware. Dengan menggunakan teknik rekayasa sosial, Laskar89 dapat memperoleh akses ke jaringan target dan melakukan serangannya dengan mudah.
Selain spear phishing, Laskar89 juga diketahui menggunakan ransomware sebagai alat pemerasan uang dari korbannya. Dengan mengenkripsi file target dan meminta pembayaran sebagai imbalan atas kunci dekripsi, kelompok tersebut dapat memperoleh keuntungan dari aktivitas kriminal mereka.
Untuk menutupi jejaknya, Laskar89 kerap menggunakan berbagai cara untuk mengaburkan aktivitasnya dan menyulitkan penegak hukum untuk melacaknya. Hal ini termasuk penggunaan VPN dan alat anonimitas lainnya untuk menyembunyikan lokasi sebenarnya, serta menyebarkan botnet untuk melakukan serangan dari berbagai sumber.
Meskipun ada upaya untuk tetap anonim, lembaga penegak hukum di seluruh dunia telah berupaya mengungkap kedok Laskar89 dan mengakhiri kegiatan kriminal mereka. Pada tahun 2019, pihak berwenang Indonesia menangkap beberapa orang yang diyakini sebagai anggota kelompok tersebut, dan sejak itu berupaya membubarkan operasi mereka.
Karena kejahatan dunia maya terus menjadi ancaman yang semakin besar, penting bagi organisasi untuk waspada dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi jaringan mereka dari serangan. Dengan tetap mengetahui taktik dan teknik yang digunakan oleh kelompok seperti Laskar89, perusahaan dapat mempertahankan diri mereka dengan lebih baik terhadap ancaman dunia maya dan menjaga keamanan informasi sensitif mereka.